Tampilkan postingan dengan label movies. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label movies. Tampilkan semua postingan

Kamis, 22 Agustus 2013

Monsters University

Sekilas tentang Monsters, Inc.

Masih ingat dengan “Monsters, Inc.”? Monsters, Inc. merupakan sebuah film animasi dari Disney dan Pixar yang dirilis pada Oktober 2001. Film ini menceritakan tentang sebuah perusahan dengan motto “We scare because we care”, berisi monster-monster menyeramkan yang menyuplai seluruh energi untuk Monstropolis (kota monster) dengan energi teriakan anak-anak kecil dari dunia manusia. Monster-monster tersebut akan pergi ke kamar anak-anak kecil di dunia manusia melalui pintu khusus. Monster akan menakuti si anak dan diharapkan si anak tersebut akan mengeluarkan teriakan yang mengandung energi. Energi teriakan tersebut kemudian akan dikonversi menjadi energi-energi lain yang digunakan untuk memudahkan aktivitas seantero Monstropolis.


Tokoh utama dalam film ini adalah James P. Sullivan, monster besar berwarna biru dengan totol-totol ungu yang lebih dikenal sebagai ‘Sulley’. Bersama partnernya, Michael (Mike) Wazowski, monster bulat bermata satu, Sulley berhasil menjadi monster pemegang teratas ‘rekor teriakan’ di Monsters, Inc. hingga seorang anak manusia –yang diberi nama Boo oleh Sulley-, gagal ditakuti dan justru malah tertawa melihat Sulley. Boo mengikuti Sulley kembali ke monstropolis dan menimbulkan kehebohan karena monster-monster di Monstropolis percaya bahwa anak-anak manusia merupakan mahluk yang sangat beracun (-____-). Kemudian dimulailah petualangan Sulley dan Mike untuk mengembalikan Boo ke dunianya secara sembunyi-sembunyi.

Monsters University

Monsters University (MU) merupakan sebuah film yang bercerita tentang sebuah perguruan tinggi terkenal di Monstropolis. Sebagaimana universitas-universitas lainnya, di dalam MU terdapat beberapa major, seperti kelas merancang pintu yang menghubungkan Monstropolis dengan dunia manusia, atau kelas perancang tabung penyimpan energi teriakan. Dari majors tersebut, terdapat satu jurusan favorit yang tiap tahun menjadi incaran para calon mahasiswa MU, yaitu School of Scaring. Di sini, students will be educated to be a scared monster which later be incorporated by Monsters, Inc.


Mike Wazowski, sedari kecil sangat ingin menjadi salah satu scared monster sejak kunjungan sekolahnya ke Monsters, Inc. Mike akhirnya officially became a college student in MU.  There he met Sulley, who was at first became a really annoying guy for Mike karena Sulley begitu menyombongkan tampang seram yang dimilikinya yang menjadi kelemahan bagi Mike. Meski bermodal wajah seram, Sulley rupanya merupakan siswa yang malas belajar sehingga menjadikannya tidak memahami dengan baik teori-teori menakuti yang diajarkan di kelas. Dengan kedua alasan yang berbeda, Mike dan Sulley dikeluarkan dari scaring program oleh Hardscrabble, Dekan dari School of Scaring.


School of Scaring

Tiap tahunnnya, MU mengadakan sebuah kompetisi bergengsi yang membuat sang pemenang diakui sebagai monster menakutkan. Singkat cerita, Mike dan Sulley yang semula adalah rival, bergabung membentuk tim dan mengikuti turnamen menakuti tersebut. If them both did win the games, dean Hardscrabble would officially regain them into scaring program. Jadi, apakan Mike dan Sulley berhasil? Penasaran kan? Nonton lah makanya.. ;)

Tidak biasa

Well, sejujurnya saya ga nyangka akan ada film terbaru yang masih berhubungan dengan Monsters, Inc. Setelah lebih dari 10 tahun yang lalu nonton film ini untuk pertama kali, Monsters, Inc. emang kece banget. Sulley si monster biru itu istilah sekarangnya emang unyu banget dengan totol ungu dan bulunya yang keliatan halus banget bikin minta dipeluk, haha. Film-film disney berkelanjutan yang lain, seperti Ice Age dan Cars, ga memiliki rentang waktu selama itu. Yang jelas, saya pribadi bener-bener ga nyangka bahwa setelah berjarak sekian lama, muncul sebuah film baru yang masih berkaitan dengan Monsters, Inc. yang kemudian membuat saya berpikir, 'ini pasti ide untuk membuat Monster University-nya baru keluar deh' entah bener atau engga sih. Tapi, this is really unpredictable, luar biasa! 

Monsters, Inc. VS Monsters University

Kamu suka Sulley pake banget? Maka sepertinya kamu akan lebih menyukai  Monsters, Inc. dibanding MU. Kalau pada Monsters, Inc. Sulley digambarkan sebagai monster yang bijak –apalagi kalau dibandingkan sama Mike-, pekerja keras, lucu, dan jadi lembut kalau sama Boo, maka di MU karakter Sulley yang ditampilkan sangat berbeda. Sebagai siswa yang berasal dari keluarga scarer terkenal, Sulley menjadi angkuh, sok, dan keras kepala karena ketenaran yang diperolehnya effortlessly. Saya sempat kaget juga melihatnya, ‘kok Sulley gitu sih?’ haha. But still, he’s a cute big blue monster!

Atau, kamu suka Mike pake banget? nah, spertinya kamu akan lebih menyukai MU dibanding Monsters, Inc. Kalau pada Monsters, Inc. Mike terlihat sebagai seorang partner yang bawel, ceroboh, walaupun tetep imut, di MU Mike akan terlihat sangat keren sekali. Mike berhasil memasuki School of Scaring dengan semangat dan kerja kerasnya, begitupun saat dia mempertahankan eksistensinya di program itu. Mike sadar bahwa dirinya punya kekurangan besar, yaitu engga seram, jadi dia belajar sungguh-sungguh untuk menutupi kekurangannya tersebut.

Yah jadi kalau di Monsters, Inc. Sulley yang lebih menonjol, maka di MU giliran Mike. Tapi tenang aja kok, mereka berdua tetap dapat porsi ‘nongol’ yang lebih banyak dibanding monster lain, hehe.

Kehidupan Kampus

Buat saya yang seorang mahasiswa, MU itu kece banget karena bisa menggambarkan kehidupan kampus di dunia monster begitu natural seperti yang sering terjadi di dunia manusia. Di MU juga ada geng-geng yang secara kasat mata mengelompokkan pelajar di sana, seperi ROR (Roar Omega Roar) yang cuma berisi monster-monster terseram, tangguh, dan pintar dari School of Scaring. Atau ada juga OK (Oozma Kappa) yang berisi monster-monster yang terlihat unyu dan konyol. OK ini kemudian akan menjadi grup tempat Mike dan Sulley bergabung untuk berkompetisi dalam scaring game dengan ROR.

OK sedang latihan

here is the most famous gank in campus, ROR!

Dengan menonton ini, semangat saya tentang kampus jadi semakin menggebu-gebu loh! Mungkin ayah dan ibu kita kalau lihat ini akan mersa muda kembali #eh hehehe.


Over all, Monster University ini recommended banget deh untuk ditonton. Mau sama siapa aja oke kok, ajak semua tuh adik, kakak, orang tua, temen, keluarga besar, semua lah pokoknya. Banyak adegan lucu yang bisa mengocok perut, tapi tetep adegan seru yang bisa bikin penonton menahan napas juga ada. Film ini bikin seger, semangat, dan bikin sadar kalau sendiri itu ga ada apa-apanya, mending saling melengkapi kaya Sulley dengan wajah seramnya dan Mike dengan otaknya. ;)

Rabu, 30 Januari 2013

Ice Age : the Glory of Iceberg


Siapa sih yang ga tau serial film yang udah punya 4 volume ini? Well, gue rasa cerita serunya yang berlatar zaman es ini udah cukup banyak menarik perhatian dunia.

Ice Age (the beginning)

Ice Age 2 : The Meltdown

Ice Age 3 : Dawn of The Dinosaurs
Ice Age 4 : Continental Drift

Keempat film Ice Age ini, kocak dan lucu semuanya. Apalagi yang ke-empat, sukses bikin ngaka dan mengocok perut! Di antara semua hewan yang pernah nongol di Ice Age, gue paling suka sama Diego, si kucing besar yang unyu banget itu! Menurut yang pernah gue baca, si Diego itu merupakan salah satu spesies Sumirodon, yang punah di akhir zaman es. Mungkin nenek moyangnya singa kali ya? Tapi pokonya lucu banget! :3

Hal lain yang bikin gue suka banget sama film ini ialah karena berlatar zaman es. Jadinya banyak es batu (?) dan salju, jadinya warnanya biru! Uwah keren banget lah pokonya..

Then, kalo ada yang tanya siapa tokoh utama dalam film ini, mungkin banyak yang bakal menjawab Manny. Tapi menurut gue bukan. Menurut gue yang pantes dibilang sebagai tokoh utama film ialah si Tupai (emang itu tupai? Wkwk). Kenapa? Karena sejatinya, cerita Manny, Diego, Sid dkk itu disebabkan oleh tingkah si Tupai yang berusaha sekuat tenaga tak kenal lelah pantang menyerah untuk mendapatkan si buah kenarinya (emang kenari? Yah anggep aja gitu lah, hehe). Iya kan? Mungkin aja kalo bukan karena si TUpai, dari awal Manny, Diego, dan Sid ga pernah ketemu untuk memulai petualangan bersama. Apalagi di Ice Age 4, itu nyata banget kalo petualangan Manny, Sid, dan Diego yang terpisah sama Ellie dan Peaches itu disebabkan ulah si Tupai yang menyebabkan lempeng-lempeng di bumi ini bergerak dan akhirnya terpisah satu sama lain (teori continental drift?). walaupun kenyataan ga mungkin kaya gitu, tapi asli itu kocak banget. huahaha..

We Are Family
(OST Ice Age 4)
We are not your ordinary family
But we can all agree that we are
Close as close can be
So it don’t matter what we looks like
We look perfect to me
We got every kind of lover
We’re so lucky indeed
They can keep on talking
It doesn’t matter to me
Cause we are family
So what?
We don’t look, we don’t act
We don’t walk, we don’t talk
Like you do
So what
If we hang just a hanging no shame
We both do what we want to
Cause we came from everywhere
Searching for ones to care
Somehow we found it here
We found us a home
Okay, so the links in our chains make us strange
But really they make us stronger
And no one would replace, not a thing
Mother or Father

Well, this is a worth to wait movie! In such way, this movie is way better to watch together than to laugh with only yourself in your room. try to have a watch, you won't regret! *haha jadi promosi gue* :p


Minggu, 07 Oktober 2012

Perahu Kertas 2


"Perahu Kertas mengingatkanku
Betapa ajaib hidup ini
Mencari-cari tambatan hati
Kau sahabatku sendiri
Hidupkan lagi mimpi-mimpi, cita-cita
Yang lama ku pendam sendiri
Berdua, ku bisa percaya"
(potongan lirik lagu OST. PK)

salah satu adegan dalam film, radar Neptunus

Akhirnya film Perahu Kertas bagian 2 rilis juga. Alhamdulillah, saya sudah nonton. Sama seperti nonton Perahu Kertas 1, saya nonton bertiga sama teman..

Lumayan penasaran aja sama endingnya. Yah walaupun emang kalo di film tuh pasti ga bakal sama kaya imajinasi kita yang udah baca novelnya duluan. Dan kecewanya, ada satu bagian dari novel yang saya penasaran banget bakal jadi kaya apa di film, ternyata malah ga ada. Duhh! Itu bagian waktu Kugy dan Keenan akhirnya bertemu di suatu tempat tanpa saling memberi tahu, tapi dengan menggunakan ‘radar neptunus’ milik mereka. Padahal penasaran banget, tapi malah ga ada. Yaudah lah.. -__-

Over all, film perahu kertas ini emang bagus kok, worth to wait deh! ;)

Bersama kamu aku tidak takut lagi menjadi pemimpi

Bersama kamu aku ingin memberi judul bagi buku ini
Karena hanya bersama kamu segalanya terasa dekat,
Segala sesuatunya ada, segala sesuatunya benar
Dan bumi hanyalah sebutir debu dibawah telapak kaki kita.
(novel perahu kertas hal 312, surat Kugy untuk Keenan)

Sabtu, 22 September 2012

Hanya Sebuah Salam

Ada bangga, yang tak terhingga memiliki teman yang luar biasa                                  
Ada iri, yang menuntut untuk meraih yang lebih suksesnya
Ada motivasi, yang menyemangati untuk terus berusaha
Ada doa, yang terselip dalam sedikit untaian kata
Ada senyum, yang terkembang saat melepas kepergian
Ada semangat, yang disampaikan dalam perpisahan
Ada cerita, yang ditunggu dari tiap pengalaman
Selamat berjuang, kawan . . .

Pergilah tinggalkan pertiwi. Gapai ilmu sebanyaknya.
Kemudian kembali untuk perbaiki negeri.
Itulah harga mati untuk sebuah perjuangan hidup.
(Mulyani, Biologi UI 2008)

(Sebuah salam untuk teman-teman yang akan dan telah berjuang di negeri jiran, apalagi buat yang besok akan berangkat ke Jepang dalam jumlah besar-besaran..)

Sabtu, 25 Agustus 2012

Perahu Kertas

Kemarin, saya pergi ke Blok M dengan dua tujuan : (satu) nonton Perahu Kertas dan (dua) ke Gramed bat beli berbagai kebutuhan ospek *yang ini plis banget*. Tapi karena perginya ga sendiri, bareng Indah dan Rahma, tujuannya jadi nambah satu yaitu nyari sepatu pentofel buat Indah yang mau ospek *lagi-lagi ospek*.. -____-

***

tiket nonton

Kugy dan Keenan

novel

Perahu Kertas itu merupakan sebuah film yang diadaptasi dari novel dengan judul yang sama karya Dewi “Dee” Lestari. Saya pertama kali baca novelnya itu waktu kelas XI (minjem di perpusIC) dan garagara suka banget akhirnya sampe beli sendiri. Tapi sayangnya itu novel ga kembali dari ‘pengembaraannya’ alias dipinjem sampe wisuda menjelang. Hadehh.. –“

Perahu Kertas menceritakan tentang sepasang anak manusia yang namanya Kugy dan Keenan. Sejak awal keliatan deh kalau mereka tuh sebenernya saling suka. Ya gimana ya, nyaman dan lengkap gitu dengan keberadaan satu sama lain. Tapi yak arena keadaannya belum memungkinkan jadinya ga ada yang bilang juga. Akhirnya keadaan juga yang membuat mereka terpisah pulau dan saling ga ketemu. Dalam masa perpisahan itu *ceilah* masing-masing dari keduanya merangkai ceritanya sendiri, Kugy ketemu Remi dan Keenan ketemu Luh De. Yah meskipun pada akhirnya Keenan dan Kugy ketemu lagi.. begitu aja lah sinopsisnya. Kalo mau lengkap ya baca sendiri.. :p

Novel Perahu Kertas sendiri meruapakan novel yang asik banget, di mana penggambaran suasananya jelas dan membawa pembaca turut menyelami kejadian yang ada di dalam cerita. Kelebihan dari membaca novel daripada menonton film adalah kita bisa membiarkan imajinasi kita terbang sebebasnya dan ga dibatasi.
Film Perahu Kertas dibagi menjadi dua bagian, bagian duanya belum keluar. Ya orang bagian pertamanya aja baru banget. Agak ga asik sih sebenernya nonton filmnya ga kelar. Tapi dengan kaya gitu, cerita di film jadi berjalan pelan-pelan, mendalami setiap scenenya. Ga kaya film adaptasi novel lain yang seolah terburu-buru banget. Bagus deh filmnya, worth to wait nih bagian duanya! J

***

Trus selesai nonton, kita bertiga pindah lokasi. Yang tadinya nonton di Blok M Square ke Blok M Plaza buat nyari sepatu. Mampir dulu juga sih makan di D’Cost. Ga perlu diceritain kali yaa makannya gimana.. :p
Selesai semua acara di Blok M Plaza, kita pindah lagi ke Gramedia yang tempatnya di seberang Blok M Square. Ya bolak-balik gitu deh. Dan karena sepatunya belom ketemu, abis itu kita ke Blok M Mall dan Alhamdulillah, dapet juga itu sepatu pentofel yang polos dan ga pake hak. Kita baru pulang abis sholat Maghrib, sekitar jem setengah 7an gitu. Dan saya baru sampe rumah jam setengah 8. Udah cape-cape mengunjungi seluruh Blok M, abis itu langsung diajak lebaran ke rumah sodara lagi… What a day!

Indah, Me, and Rahma

x_x

Blok M Square dari terminal jalur 4